“Tidak tau harus bagaimana, tidak tau harus berbuat apa, tidak
tau harus seperti apa. Hanya bisa diam, meratap, merasa sepi, merasa menderita.
Tak tau kepada siapa harus berbicara, tidak tau kepada siapa harus jujur, tidak
tau kepada siapa harus percaya. Hanya bisa merenung, menangis, membayangkan.
Akhir dari sebuah kebodohan dan kesombongan ini adalah hanya bisa menjadi
seonggok daging hidup punya nama. Tak tau arah mana yang dituju, tak tau jalan
mana yang akan dilalui. Tak punya pegangan, tak punya peta, tak punya kiblat.
Sudah lama hati ini hilang, tersesat, sepi, kosong.hanya bisa berceloteh dengan
hati.”
Membaca paragraf diatas bisa merinding sendiri. Kok ada yah
orang semerana itu, kok bisa si dia berfikiran seperti itu. Emang udah ga ada
sahabat, ga ada orang tua, ga ada Tuhan gitu, come on mannn hidup ga selebar
daun katuk. Hidup itu anugrah, hidup itu ibadah, hidup itu jalan kita menuju
sang Khalik. So, buat kita yang masih bingung hidup mau dibawa kemana dan
seprti apa kita akan menjalaninya, ada 3 cara mengatasi masalah kalian semua.
Pertama SABAR, percaya deh mau apapun
godaan yang ada didepan mata kalo udah punya kunci sabar rasa marah rasa benci
akan berubah jadi rasa yang cinta damai, caranya ya baca istigfar dalam diam
kita. Kedua IKHLAS, rasa ini emang rasa yang buat orang punya sifat malaikat,
ga ada tuh moment termenye-menye susah move on atau ga percaya adanya cinta
sejati. Ikhlas itu kunci paling populer buat kita refleksi diri. Cara ketiga
adalah TAWAKAL, guys sadar deh hidup
mati kita itu milik Alloh SWT, kita di beri kenikmatan nafas itu juga atas
kemurahan dari Alloh SWT. So yuk semua kita kembalikan pada sang pemilik kekayaan ini, lebih diplomatis aja buat
jalani hidup ini. Dunia ini hanya rumah singgah kita, kita adalah tamu Alloh SWT
so harusnya tau dong adab bertamu itu gimana, kita harus sopan sama yang PUNYA
rumah, sungkan buat lama-lama dirumah orang, malu buat makai fasilitas yang ada
dengan cuma-cuma. Jadinya yaudin , harus tau diri aja.
Intinya YOU ARE NOT ALONE! NEVER! Selaua ada Alloh! Alloh
hadir meski tak kasat mata, tapi kasat hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar